Tipes, Kelurahan Terbaik di Kota Surakarta

Profil Kelurahan Tipes
Tipes, Kelurahan Terbaik di Kota Surakarta

Bangga dan bahagia, kurang lebih seperti itulah yang dirasakan oleh Suharudi, Lurah Tipes, setelah mengetahui kelurahan yang dipimpinnya diumumkan sebagai pemenang pertama Lomba Kelurahan Tingkat Kota Tahun 2018 yang diadakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta. “Pastinya senang ketika mendengar kabar tersebut,” ungkap Rudi sapaan akrab Suharudi.

“Sebelum maju ke tingkat kota, kami ikut seleksi dulu di tingkat Kecamatan Serengan dengan mengisi sejumlah kuisioner dari kecamatan, setelah diumumkan lolos, baru kita maju ke tingkat kota,” tutur Rudi.

Setelah maju ke tingkat kota, Rudi mengatakan ada dua tahapan seleksi yang harus dilalui oleh tiap kelurahan yang mengikuti lomba, yakni tahap pertama memaparkan evaluasi program yang telah dilakukan, dan tahap kedua tim penilai akan melakukan kunjungan ke masing-masing kelurahan untuk menilai kesesuaian paparan dengan data di lapangan.

“Penilaian dari tim penilai itu ada dua indikator, yang pertama melalui paparan dengan bobot nilai 30 persen, yang kedua adalah penilaian lapangan dan administrasi dengan bobot 70 persen, awalnya saat pengumuman, nilai hasil paparan kita itu ada diperingkat tiga lho bukan di peringkat pertama, tapi saya pikir ya sudahlah ndak apa-apa nanti kita maksimalkan saat penilaian di lokasi,” ungkap Rudi.

Rudi menjelaskan, pada saat penilaian di kelurahan, tim penilai mengukur kondisi di lingkungan kelurahan selain menilai hal-hal yang bersifat administratif, utamanya yang berhubungan dengan pemberdayaan masyarakat. Disini tim penilai diajak oleh staf dan panitia dari kelurahan untuk mengunjungi lebih dari 20 titik yang tersebar di sekitar kelurahan Tipes

“Kita ajak tim penilai berkeliling ke lebih dari 20 titik untuk menjelaskan kepada tim penilai mengenai kegiatan dan potensi yang ada di Kelurahan Tipes, diantaranya tentang kesenian, kemasyarakatan, pendidikan dan usaha UMKM. Tim penilai ini pas menuju ke lokasi kita ajak naik becak, kurang lebih kemarin ada 21 becak kita gunakan,” tutur Rudi.

Dari sejumlah 20 titik yang dikunjungi Rudi mengatakan ada beberapa titik yang menjadi unggulan di Kelurahan Tipes, diantaranya adalah pengerajin kain perca yang akan diproyeksikan menjadi pusat kerajinan kain perca, kemudian ada pengrajin shuttlecock. Sementara untuk bidang administrasi, Rudi mengaku bahwa Kelurahan Tipes saat ini telah mengantongi sertifikat ISO.

“Kita telah mengantongi sertifikat ISO 9001:2015 terkait administrasi kependudukan, auditnya sejak akhir tahun kemarin tapi serfikatnya baru keluar bulan Januari atau Februari tahun 2018. Di Solo baru ada 5 kelurahan yang mengantongi sertifikat ISO 9001:2015 masing-masing kecamatan hanya ada satu dan salah satunya Kelurahan Tipes,” jelas Rudi ketika ditemui di ruang kerjanya, Jumat (04/05).

Untuk informasi, pada lomba kelurahan tahun 2018 Kelurahan Tipes berhasil mengugguli empat kelurahan yang lain dengan mengumpulkan total nilai 1.840.000 dan berhak menerima uang tunai Rp11 juta, ditempat kedua diduduki Kelurahan Sewu dengan total nilai 1.825.150 dan berhak menerima uang tunai Rp5,5 juta, di tempat ketiga diduduki Kelurahan Penumping dengan nilai 1.810.350 dan berhak menerima uang tunai Rp4,5 juta.

Sementara untuk juara harapan satu dan harapan dua diduduki oleh Kelurahan Keprabon dengan nilai 1.795.950 dan Kelurahan Kampung Baru dengan nilai 1.794.640 yang masing-masing berhak menerima uang tunai Rp3,5 juta dan Rp2,5 juta. Selain itu setiap kelurahan yang mengikuti lomba mendapatkan piagam penghargaan dari Pemkot Surakarta.

Setelah memenangkan lomba tingkat kota, saat ini Rudi mengaku bersama jajarannya tengah sibuk mempersiapkan diri melangkah ke tingkat provinsi, “Setelah resmi diumumkan fokus kita langsung ke provinsi, kita juga terus berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPA PA). Saya pada kesempatan ini juga meminta doa dan dukungan warga Solo pada umumnya dan khususnya warga Kelurahan Tipes agar langkah kami ini bisa berjalan lancar,” tutup Rudi.

Sumber: https://surakarta.go.id/?p=10029